Tes Buta Warna Ishihara

advertisement

Tes buta warna Ishihara merupakan tes untuk mengetahui seseorang mengalami buta warna merah dan hijau atau tidak (buta warna parsial). Tes ini terdiri dari sejumlah piringan berwarna, yang tiap-tiap piringan berisi lingkaran kecil dengan ukuran dan warna diacak. Dalam piringan tersebut, terdapat lingkaran-lingkaran kecil yang membentuk angka yang terlihat jelas bagi orang yang penglihatannya normal, namun tidak bagi yang punya kelainan buta warna merah-hijau. Secara penuh, tes ini dilakukan dengan 38 piringan, namun adanya kelainan buta warna biasanya bisa diketahui setelah dilakukan tes beberapa piringan saja. Selain itu, ada juga tes yang hanya 24 piringan.

Sekilas tentang buta warna
Buta warna merupakan ketidakmampuan untuk melihat atau membedakan warna-warna tertentu dalam kondisi cahaya normal. Buta yang dimaksud di sini sebenarnya bukan benar-benar buta, melainkan kekurangan kemampuan dalam melihat warna. Hal ini umumnya disebabkan karena sel kerucut pada retina yang tidak berfungsi secara normal. Selain itu, buta warna juga dapat disebabkan karena kerusakan fisik atau kimia pada mata, saraf optik, atau bagian otak. Kelainan ini erat dengan faktor genetis.

advertisement

Berdasarkan penampilan klinisnya, buta warna dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu buta warna total dan buta warna sebagian (parsial). Yang biasa dijumpai adalah buta warna sebagian. Dua jenis buta warna yang umum dijumpai adalah kesulitan berupa ketidakmampuan membedakan merah dan hijau, dan ketidakmampuan membedakan warna biru dan kuning.

Berikut ini beberapa gambar piringan Ishihara. Ini bukan teka-teki. Jika Anda masih bisa membaca angkanya dengan jelas, berarti mata Anda masih normal.

tes buta warna Ishihara

Pada piringan Ishiara di atas, orang dengan penghlihatan normal harusnya bisa melihat angka 74. Akan tetapi, orang yang punya kelainan dikromasi atau trikromasi (jenis buta warna) mungkin melihat angka 21, dan orang yang menderita monokromasi mungkin tidak melihat angka berapapun.

buta warna

 

Akan tetapi, bagi penderita buta warna total, kira-kira seperti inilah ketika melihat piringan pertama tersebut.

 

Ishihara

Ini adalah piringan Ishihara nomor 1, angka masih terlihat jelas pada piringan pertama ini.

tes buta warna Ishihara

Ini piringan Ishihara nomor 19, angka sudah tampak samar-samar. Namun, bagi yang tidak punya kelainan buta warna, harusnya masih bisa melihat kan angka berapa itu? Angka 2, 7, 8, atau 9?

Itulah tadi tentang tes buta warna. Beruntung ya bagi yang tidak punya kelainan buta warna, masih bisa melihat indahnya beragam warna di dunia ini.

 

advertisement