Cerita Misteri yang Mengandung Teka-teki Tersembunyi

advertisement

Cerita misteri ini bukan sekadar cerita mistis biasa, bukan cuma cerita hantu yang berisi hal-hal seram, tetapi mengandung teka-teki yang tersembunyi. Bahkan mungkin cerita tidak bisa dipahami jika tidak tahu maksud tersembunyi yang terkandung dalam cerita tersebut.

Cerita misteri kali ini terdiri dari cerita yang sangat pendek, bahkan cuma 1 paragraf. Tapi, dalam masing-masing cerita ada keganjilan / keanehan. Silakan Anda cari apa maksud dari masing-masing cerita.

advertisement

Sebagian dari cerita horor ini sudah tersebar di internet. Namun, Admin ubah kata-katanya tanpa mengubah inti cerita. Kalau di luar cerita seperti ini disebut creepy pasta. Satu hal yang juga kalian perlu tahu, cerita ini cuma rekayasa alias fiksi.

Menyalakan Lampu
Semalam aku sangat ketakutan setelah membaca cerita horor di internet. Apalagi kedua orang tuaku sedang pergi ke luar kota sehingga aku di rumah sendirian. Jadi, aku menyalakan lampu kamar dan seluruh ruangan hingga lampu kamar mandi. Ketika aku selesai dari kamar mandi, aku kembali ke kamar dan tak lupa menyalakan terlebih dahulu lampu kamarku. Pada saat bersamaan, aku melihat seekor kucing melompat ke atap rumahku. Hal itu membuat aku sangat terkejut.

Penghargaan
Seorang kakek bercerita kepada kakeknya bahwa ia pernah diberi penghargaan atas perjuangannya dalam perang dunia pertama. Sebagai buktinya, kakek itu memperlihatkan medali bertuliskan ‘A True Hero, World War 1’ kepada cucunya. Meski begitu, cucunya tidak percaya.

Elevator
Sewaktu aku mengantarkan pizza ke sebuah apartemen, aku mengalami kejadian yang tidak aku mengerti. Pada saat aku menekan tombol elevator (lift), pintu terbuka sangat cepat. Tiba-tiba ada seorang wanita keluar dari elevator, berlari dan menjerit dengan wajah yang tampak ketakutan. Dia berlari tanpa sempat aku bertanya kepadanya. Aku melihat ke dalam elevator, namun tampaknya tidak terjadi apa-apa. Akhirnya aku tidak jadi naik elevator itu, melainkan menaiki tangga.

Bangunan Angker
Ada bangunan rusak yang tak terpakai di sekolahku. Teman-teman bilang itu adalah tempat angker. Aku jadi tertantang untuk membuktikannya, secara aku suka dengan hal-hal yang berbau horor. Aku mengajak teman-temanku yang sama-sama pecinta horor untuk menelusuri tempat itu, tentunya pada malam hari.

Beberapa hari kemudian, aku dan ketiga temanku siap menelusuri bangunan tersebut. Kami membawa kamera siapa tahu ada penampakan. Kami masuk ke bangunan angker tersebut dan mulai melihat-lihat bagian dalam bangunan tersebut. Bangunan itu memang tampak tak terawat. Tapi, tidak seangker yang teman-teman bilang. Bagiku itu biasa saja. Agar kami tidak terlalu kecewa, kami iseng mengambil foto bersama. Aku meminta salah satu teman memotret kami. Setelah itu, kami pulang ke rumah masing-masing.

Aku memang kecewa, karena penelusuran tadi tidak mendapatkan apa-apa, kecuali foto bersama tadi. Aku iseng saja lihat foto itu di komputer. Aku iseng edit foto agar seolah-olah ada penampakan hantu.

Keesokan harinya, aku pergi ke sekolah seperti biasanya. Tak lupa aku bawa foto yang sudah aku edit tadi malam. Aku tunjukkan ke teman-temanku yang tadi malam ikut menelusuri bangunan angker di sekolah kami. Aku tertawa ketika melihat ekspresi mereka yang ketakutan, padahal foto penampakan hantu itu cuma hasil editan.

“Kenapa kamu takut? Padahal ini cuma foto berempat,” tanyaku.

“Justru itu yang bikin aku takut,” jawab salah satu temanku.

Jerit Malam
Malam itu sekolah kami sedang ada acara Persami. Seperti biasanya, ada acara jerit malam. Beberapa temanku berpenampilan sangat menyeramkan. Beberapa di antara mereka ada yang berpenampilan seperti kuntilanak, ada juga yang seperti pocong. Saking seramnya, aku sampai tidak mengenali mereka, terutama Adi yang menggunakan kostum pocong. Sampai-sampai aku memujinya karena hasil riasannya sampai membuat aku tidak mengenalinya.

Beberapa waktu kemudian, teman-teman yang berkostum hantu menuju ke tempat tujuan masing-masing sesuai diperintahkan. Tiba-tiba ada yang menepuk pundakku dari belakang.

“Sorry, aku telat. Tadi ada urusan.”

Ternyata Adi, bikin aku terkejut. Aku suruh saja Adi menyusul teman-teman. Sejenak ku berpikir, sepertinya ada yang janggal.

Itulah kumpulan cerita misteri mengandung teka-teki tersembunyi. Baca juga teka-teki lainnya di asahotak.net.

advertisement