Bagaimana cara melakukan telekinesis?

advertisement

Pernahkah terbayang Anda memiliki kemampuan menggerakkan benda dari jarak jauh? Menyenangkan bukan? Ingin mengambil benda tapi cukup jauh dan malas bangun, tinggal gunakan kemampuan itu. Tapi, apakah kemampuan seperti itu ada? Bukan cuma sekadar trik sulap seperti membengkokan sendok, tapi benar-benar menggerakkan benda tanpa menyentuh benda itu, bukan ditiup, bukan pula dikasih angin.

Kemampuan menggerakkan benda tanpa menyentuh disebut telekinesis, atau disebut juga psikokinesis. Kalau mendengar kata ‘tele’ saja jelas, asal katanya dari ‘tele’ yang artinya jauh dan ‘kinesis’ atau kinetik atau kinetis yang artinya gerak. Dalam sains, telekinesis masih termasuk pseudosains. Mau dibilang sains, tapi masih ada yang tidak bisa dijelaskan secara sains. Termasuk ilmu ghaib? Kalau secara awam lebih seperti itu, seperti praktik sihir. Namun, sekarang belum bisa dijelaskan secara sains, tapi siapa tahu nanti persoalan tentang telekinesis ini bisa dijelaskan secara ilmiah, karena sains itu berkembang dari waktu ke waktu.

advertisement

Banyak web yang membahas tentang telekinesis. Namun, karena secara ilmiah juga masih pseudosains, belum ada penjelasan yang pasti tentang telekinesis. Ada yang menyebutkan kalau telekinesis bisa menyebabkan sakit kepala. Secara teori bisa diterima. Kita bergerak menggunakan urat syaraf. Jika kita mampu menggerakkan benda tanpa harus menggunakan anggota tubuh kita, cuma dengan kekuatan pikiran, maka tenaga yang diperlukan juga lebih besar. Lebih berat mana menjatuhkan tumpukan kartu dengan meniupnya atau cuma dengan menyentuhnya? Itu baru meniup. Bagaimana kalau menggerakkannya dengan kekuatan pikiran? Ini cuma teori asal-asalan saya saja.

Kemampuan telekinesis juga dikaitkan dengan anak indigo. Konon salah satu kemampuan yang dimiliki oleh anak indigo adalah kemampuan telekinesis. Ada juga yang punya anggapan bahwa manusia cuma menggunakan 10% kemampuan otaknya. Kemampuan luar biasa seperti telekinesis termasuk dalam 90% fungsi otak. Kalau dijelaskan bisa panjang. Yang jelas anggapan kalau manusia cuma menggunakan 10% kemampuan otaknya saja dalam hidupnya, ini tidak benar. Masing-masing bagian otak memiliki fungsi sendiri-sendiri.

Tahukah Anda? Ada orang-orang skeptis yang menawarkan hadiah uang bagi siapa yang bisa menunjukkan keberadaan kekuatan fisik yang luar biasa, sepeti telekinesis.

Lalu bagaimana cara melakukan telekinesis?

Telekinesis masih belum dapat dijelaskan secara ilmiah. Saya pernah menonton video telekinesis memindahkan pensil yang dilakukan oleh anak kecil, eh mulutnya kelihatan meniup pensil itu. Namun, dari sumber yang saya dapat, langkah sebelum melakukan telekinesis adalah konsentrasi. Konsentrasi memandangi benda yang ingin digerakkan kemudian percaya bahwa kita mampu menggerakkan benda tersebut. Namun, tulisan itu tidak punya sumber yang jelas apakah itu berdasarkan dari pengalaman orang yang pernah melakukannya.

Tapi, jika Anda mempraktikannya, sebaiknya berhati-hati, karena manusia rentan gangguan jin. Bisa jadi orang merasa bisa menggerakkan benda, padahal jin yang menggerakkannya. Dengan begitu, jin pun sukses mempedaya manusia kalau dia bisa melakukan telekinesis, padahal jin itu yang melakukannya. Well, ini cuma sebatas opini. Tapi, apa salahnya berhati-hati. Daripada mempelajari telekinesis yang secara ilmiah juga belum jelas, bukankah lebih baik kalau belajar ilmu lainnya yang jelas-jelas bermanfaat bagi orang banyak?

Di internet itu, jangankan telekinesis, cara agar bisa terbang bahkan cara mengeluarkan rasengan pun ada tutorialnya. So, masih mau belajar telekinesis?

advertisement